SMK Pembangunan Bogor kembali menggelar kegiatan penting sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara pihak sekolah dengan orang tua peserta didik pada hari Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berupa rapat orang tua siswa kelas XII yang dilaksanakan di Aula SMK Pembangunan Bogor dengan membahas sejumlah agenda penting yang akan dihadapi peserta didik menjelang akhir masa pendidikan, yaitu Uji Kompetensi Keahlian (Ujikom), Tes Kemampuan Akademik (TKA), dan Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Kegiatan ini dihadiri oleh para orang tua peserta didik kelas XII yang antusias mengikuti seluruh rangkaian pembahasan. Kehadiran orang tua menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan siswa menghadapi berbagai tahapan pendidikan dan persiapan menuju dunia kerja maupun jenjang pendidikan selanjutnya.
Dalam kegiatan tersebut, orang tua mendapatkan penjelasan mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan Uji Kompetensi Keahlian atau Ujikom. Ujikom menjadi salah satu tahapan penting bagi peserta didik SMK karena menjadi sarana untuk mengukur kemampuan dan kompetensi yang telah diperoleh selama mengikuti proses pembelajaran sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.
Selain Ujikom, pembahasan juga mencakup Tes Kemampuan Akademik atau TKA. Orang tua diberikan pemahaman mengenai pentingnya persiapan peserta didik dalam menghadapi TKA, termasuk kesiapan belajar, pemahaman materi, serta pentingnya membangun kebiasaan belajar yang konsisten. Persiapan sejak dini diharapkan dapat membantu siswa menghadapi pelaksanaan TKA dengan lebih percaya diri dan optimal.
Agenda berikutnya yang menjadi pembahasan adalah Praktik Kerja Lapangan atau PKL. Sebagai bagian penting dari pendidikan vokasi, PKL memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mendapatkan pengalaman langsung di lingkungan dunia kerja. Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan profesional.
Dalam rapat tersebut, para orang tua juga mendapatkan informasi dan arahan terkait peran keluarga dalam mendampingi peserta didik selama menjalani berbagai tahapan tersebut. Dukungan orang tua sangat dibutuhkan agar siswa memiliki kesiapan secara akademik, mental, maupun keterampilan dalam menghadapi setiap proses yang akan dijalani.
Kegiatan rapat menghadirkan beberapa pemateri, yaitu Ibu Erni, Pak Wira, dan Bu Endah, yang menyampaikan informasi sesuai dengan materi dan bidang pembahasan masing-masing. Penyampaian materi berlangsung secara informatif sehingga para orang tua dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai berbagai persiapan yang perlu dilakukan oleh peserta didik kelas XII.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap terjalin komunikasi yang semakin baik antara pihak sekolah dan orang tua. Kolaborasi yang kuat antara kedua pihak menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan peserta didik, khususnya dalam menghadapi berbagai agenda penting di tingkat akhir pendidikan SMK.
Rapat orang tua kelas XII ini juga menjadi momentum untuk menyatukan pemahaman mengenai langkah-langkah yang perlu dipersiapkan bersama. Dengan adanya komunikasi yang terbuka, orang tua diharapkan dapat memberikan pendampingan yang tepat kepada putra-putrinya, sementara sekolah terus memberikan arahan dan pembinaan selama proses pendidikan berlangsung.
SMK Pembangunan Bogor berkomitmen untuk terus melibatkan orang tua dalam berbagai tahapan penting pendidikan peserta didik. Dengan dukungan dan sinergi yang baik antara sekolah, orang tua, dan siswa, diharapkan seluruh peserta didik kelas XII dapat menghadapi Ujikom, TKA, dan PKL dengan persiapan yang matang serta memperoleh hasil terbaik.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi merupakan hasil dari kerja sama seluruh pihak. Bersama-sama, SMK Pembangunan Bogor dan orang tua terus mendukung peserta didik agar mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik, memiliki kompetensi yang unggul, serta siap melangkah menuju dunia kerja maupun jenjang pendidikan berikutnya.




